Pada postingan
kali ini saya mencoba untuk memberikan tutorial pada teman-teman semua tentang
cara konfigurasi DHCP server pada Debian 5 menggunakan VMware. Iso Debian 5 bisa kalian download disini. Sedangkan VMware bisa kalian download disini. Kemudian lakukan installasi VMware pada PC/Laptop kalian lalu install iso Debian 5 pada VMware yang sudah diinstal tadi. Langsung saja
kita mulai langkah- langkahnya.
1.Buka Iso Debian 5 di VMware, ketika sudah masuk virtual OS selanjutnya
buka terminal seperti gambar dibawah ini :
2.Masuk ke root dengan perintah su, lalu masukkan password adminnya.
3.Mulai dengan mengatur IP address di OS Debian ini yang nantinya akan
dijadikan server. Caranya buka nano editor dengan mengetikan perintah nano /etc/network/interfaces
dan akan muncul GNU nano network seperti gambar dibawah ini :
Disini saya contohkan isi
IP seperti berikut :
Port yang digunakan : eth0
IP address : 192.168.1.2
IP netmask : 255.255.255.0
IP network : 192.168.1.0
IP broadcast : 192.168.1.255
IP gateway : 192.168.1.1
Perlu diingat IP bebas
ditentukan. Setelah itu tekan Ctrl+O lalu tekan enter untuk menyimpannya,
ketika sudah selesai tekan Ctrl+X untuk keluar dari GNU nano. Lalu restart
jaringan dengan mengetikan perintah /etc/init.d/networking restart di terminal.
4.Kedua, Install package DHCP terlebih dahulu dengan cara ketikan perintah apt-get
install dhcp3-server
Ketika muncul pesan
seperti ini, tekan enter.
5.Ketiga, masuk ke
dalam GNU nano editor untuk file dhcp3-server yang ada didalam folder dengan
mengetikan perintah nano /etc/default/dhcp3-server maka akan muncul window GNU nano
editor berikut ini :
Lalu sesuaikan port mana yang aktif dan
digunakan untuk melakukan konfigurasi dhcp. Ingat tadi saya menggunakan port eth0. Setelah
itu tekan Ctrl+O lalu tekan enter untuk menyimpannya, ketika sudah selesai
tekan Ctrl+X untuk keluar dari GNU nano.
6.Keempat, masuk
ke GNU nano editor untuk file dhcpd.conf didalam folder dengan mengetikan
perintah nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf maka akan muncul window GNU nano
editor berikut ini :
Konfigurasikan pada baris line mulai
dibawah tulisan #A slightly different configuration for an internal subnet. Jangan
lupa untuk menghapus tanda komentar “#” dari line subnet sampai }.
Isikan IP berikut ini :
subnet : 192.168.1.0
netmask : 255.255.255.0
range : 192.168.1.5(spasi)192.168.1.100
option routers : 192.168.1.2
option broadcast : 192.168.1.255
Subnet yang ada disitu merupakan ipnetwork dari yang sudah
disetting pada langkah sebelumnya, lalu masukkan netmask yang sesuai
dengan IP class yang kita gunakan. Pada bagian range masukkan IP awal
dan IP akhir yang ingin kita gunakan sebagai IP host PC client dengan range nya
dari dimulai dari 192.168.1.5 sampai 192.168.1.100. Isi Option routers dan
samakan dengan IP address server, lalu pada bagian broadcast-address isi dan
samakan dengan IP address kelas kita namun pada bagian hostnya kita ganti
menjadi 255. Setelah itu tekan Ctrl+O lalu tekan
enter untuk menyimpannya, ketika sudah selesai tekan Ctrl+X untuk keluar dari
GNU nano.
Disini saya akan mencoba host client
dari PC / Laptop. Jadi dhcp server dari
OS virtual, dan clientnya dari OS PC/Laptop. Caranya adalah sebagai berikut :
7.Pastikan PC/Laptop
anda tidak terkoneksi oleh jaringan apapun.
8.Buka
VMware tadi dan klik kanan pada OS yang sedang berjalan lalu pilih settings,
sehingga akan muncul Virtual Machine Settings.
9.Pilih
Network adapter, lalu di Network connection pilih Custom dan pilih VMnet1(Host-only)
seperti gambar berikut.
10.Buka
Control Panel\Network and Internet\Network and Sharing Center pada PC/Laptop
anda lalu pilih VMware Network Adapter VMnet1
11.Masuk
ke menu properties TCP/IPv4 dan pilih Obtain an IP address automaticallydan
Obtain
DNS server address automatically lalu klik OK, seperti gambar berikut :
12.Jika
kita sudah mengkonfigurasi file dhcp yang ada dan sudah mengkonfigurasi port
jaringan di OS Windows dari PC/Laptop, balik lagi ke terminal virtual OS
debian. Sekarang kita restart dhcp servernya dengan mengetikan perintah /etc/init.d/dhcp3-serverrestart
seperti gambar dibawah ini :
13.Terakhir,
Cek IP konfigurasi dan periksa apakah sudah benar atau belum. Untuk hasil yang
sudah benar lihat gambar dibawah ini.
Terlihat IP host pada PC berubah
berdasarkan IP Host yang sudah ditentukan oleh dhcp server.
Sekian tutorial
pada postingan kali ini, apabila ada kesalahan dalam penyampaian tolong
dimaafkan karena saya pun tak luput dari kesalahan. Apabila ada yang kurang
jelas bisa komentar dibawah.. Semoga membantu J
(bahasa
Inggris: electronic commerce atau e-commerce) adalah penyebaran, pembelian,
penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet
atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan
transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen
inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
E-commerce
merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak
hanya sekadar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis,
pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www,
e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases),
surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti
halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
Model-Model
E-Commerce di Indonesia
Iklan
Baris, merupakan salah satu bentuk e-commerce yang tergolong sederhana, bisa
dianggap sebagai evolusi dari iklan baris yang biasanya ditemui di koran-koran
ke dalam dunia online. Penjual yang menggunakan social media atau forum untuk
beriklan, biasanya tidak bisa langsung menyelesaikan transaksi pada website
yang bersangkutan. Namun penjual dan pembeli harus berkomunikasi secara
langsung untuk bertransaksi. Contoh iklan baris: OLX.co.id (sebelumnya
Tokobagus), Berniaga, dan FJB-Kaskus.
Retail,
merupakan jenis e-commerce yang di mana semua proses jual-beli dilakukan
melalui sistem yang sudah diterapkan oleh situs retail yang bersangkutan. Oleh
karena itu, kegiatan jual-beli di retail relatif aman, namun biasanya pilihan
produk yang tersedia tidak terlalu banyak, atau hanya fokus ke satu-dua
kategori produk. Contoh retail: Berrybenka, Zalora, dan Lazada.
Marketplace,
bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun yang berjualan bukan
penyedia website, melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di
website marketplace yang bersangkutan. Marketplace umumnya menyediakan lapisan
keamanan tambahan untuk setiap transaksi yang terjadi, seperti sistem
pembayaran escrow atau lebih umum dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap
terjadi transaksi di dalam sistem marketplace tersebut, pihak marketplace akan
menjadi pihak ketiga yang menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk
sudah dikirimkan oleh penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses
pengiriman selesai, barulah uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual.
Manfaat
dan Keuntungan E-Commerce
E-commerce
pasti diminati karena ada alasan bukan, hal ini sudah jelas karena terdapat
beberapa manfaat e-commerce yang diberikan baik kepada pemilik usaha ataupun
konsumen. Mari lihat beberapa manfaat e-commerce bagi pemilik usaha/perusahaan
dan manfaat e-commerce bagi konsumen dibawah ini:
Manfaat
E-Commerce Bagi Pemilik Usaha
Berikut
beberapa manfaat e-commerce bagi pemilik usaha:
1.
Penjualan Global
Dengan
adanya E-commerce memungkinkan sebuah perusahaan atau pemilih usaha untuk dapat
menjual produk yang mereka buat kepada konsumer yang lebih banyak dikarenakan
sifat dari web itu sendiri. Dengan kata lain, perusahaan dapat mencover pasar
yang lebih luas. Contoh, perusahaan sepatu yang ada di Amerika ataupun
Australia dapat menjual produknya di Indonesia tanpa harus membuka toko baru di
Indonesia.
2.
Pengurangan Infrastruktur Perusahaan
Dengan
adanya e-commerce, perusahaan atau pemilih usaha tidak perlu membuka banyak
cabang penjualan ataupun distribusi (akan tetapi dalam beberapa kasus, banyak
e-commerce yang tetap membuka gudang penyimpanan ataupun produksi di berbagai
negara untuk mempermudah konsumen dalam shipping barang).
3.
Pengurangan Biaya Perusahaan/ Meningkatkan Keuntungan Bersih
Dengan
adanya E-commerce, pemilik usaha atau perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya
yang berlebih dalam menyediakan banyak toko atau gedung serta pegawai yang
banyak. Hal ini akan meningkatkan keuntungan dengan menurunkan biaya
operasional perusahaan.
4.
Pengurangan Harga Produk
Dengan
adanya e-commerce, harga barang dapat ditekan semurah mungkin dikarenakan
akumulasi dari beberapa manfaat diatas, sehingga konsumen lebih tertarik
membeli dan jangkauan juga semakin luas dari berbagai lapisan masyarakat.
Bagi
Anda pemilik usaha, wiraswasta muda yang punya jualan tapi belum punya dana
untuk buka toko, sewa ruko atau tanah dan bangun toko, setelah membaca manfaat
e-commerce diatas, pasti Anda sadar bahwa dengan membuat website usaha Anda,
dan memaksimalkan promosinya baik lewat sosial media ataupun komunitas
tertentu, anda dapat menarik banyak pelanggan tanpa membuat toko aslinya dulu.
Yang penting jangan menipu, barang dapat difoto sesuai aslinya atau pakai model,
dirancang sedemikian rupa agar seperti manekin peraga di toko toko. Pasti
menarik pembeli. Tapi tentu saja anda harus menyediakan fasilitas antar barang
dan pembayaran menggunakan rekening bank.
Manfaat
dan Keuntungan E-Commerce Bagi Konsumen
Manfaat
yang didapatkan oleh konsumen dengan adanya e-commerce adalah:
1.
Belanja 24/7
Manfaat
E-commerce yang satu ini sangat membantu konsumen dalam melakukan pengecekan,
perencanaan ataupun langsung pembelian atau pemesanan jasa ataupun barang pada
usaha tertentu. Berbeda dengan toko yang biasanya tutup pada jam malam seperti
toko buku yang hanya terbuka mulai dari jam 9 pagi hingga jam 9 malam. Toko
buku Online dapat terbuka untuk pengecekan dan pembelian 24 jam selama 7 hari
atau non-stop. Asyik dan bermanfaat bukan untuk konsumen.
2.
Menghemat Waktu
Dengan
adanya e-commerce, konsumen dapat menghemat waktu mereka dalam belanja
dikarenakan tidak perlu ke tokonya langsung, cukup buka websitenya, cek barang
dan kemudian pesan. Barang terkirim. Bermanfaat bukan.
3.
Barang/Jasa Semakin Murah
Nah,
ini manfaat e-commerce yang betul betul terasa oleh konsumen, hal ini
dikarenakan manfaat e-commerce bagi perusahaan sehingga biaya operasional
pemilik usaha berkurang sehingga mereka mampu memberikan harga yang lebih
murah.
4.
Konsumen Mampu Membandingkan Lebih Akurat
Dengan
adanya e-commerce khususnya berbasis online, konsumen mampu membandingkan
banyak produk sekaligus, tinggal klik, klik, berbeda dengan toko biasa, anda
harus berjalan ke beberapa tempat sekaligus apalagi yang berbeda toko. Dengan
e-commerce anda tinggal buka komputer, dan cek berbagai harga barang diberbagai
toko online, cari yang murah tanpa harus berpindah tempat. Coba saja buka
Lazada, Tokopedia, OLX, dan toko online lainnya.
5.
Pembeli lintas Wilayah
Dengan
adanya e-commerce, anda mampu membeli barang atau jasa dari luar negara anda
tanpa harus ke luar negeri, asyik bukan manfaat e-commerce yang satu ini.
Contoh, saya dapat memesan sepatu nike super original dari USA tanpa harus ke
Amerika.
E-Business
e-Business
atau Electronic business adalah aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun
tidak langsung dengan proses pertukaran barang dan/atau jasa dengan cara
memanfaatkan internet sebagai medium komunikasi dan transaksi,dan salah satu
aplikasi teknologi internet yang merambah dunia bisnis internal, melingkupi
sistem, pendidikan pelanggan, pengembangan produk, dan pengembangan usaha.
Secara luas sebagai proses bisnis yang bergantung pada sebuah sistem
terotomasi. Pada masa sekarang, hal ini dilakukan sebagian besar melalui
teknologi berbasis web memanfaatkan jasa internet. Terminologi ini pertama kali
dikemukakan oleh Lou Gerstner, CEO dari IBM.
Marketspace
adalah arena di internet, tempat bertemunya calon penjual dan calon pembeli
secara bebas seperti layaknya di dunia nyata (marketplace). Mekanisme yang
terjadi di marketspace pada hakekatnya merupakan adopsi dari konsep “pasar
bebas” dan “pasar terbuka”, dalam arti kata siapa saja terbuka untuk masuk ke
arena tersebut dan bebas melakukan berbagai inisiatif bisnis yang mengarah pada
transaksi pertukaran barang atau jasa.
Seluruh
perusahaan, tanpa perduli ukuran dan jenisnya, dapat menerapkan konsep
e-Business, karena dalam proses penciptaan produk maupun jasanya, setiap
perusahaan pasti membutuhkan sumber daya informasi.
Model-Model
e-Business:
B2C
(Business to Consumers)
Pengertian
B2C :
Sistem
komunikasi bisnis antar pelaku bisnis dengan konsumen untuk dapat memenuhi
kebutuhan tertentu pada saat yang tertentu
Karakteristik
B2C:
Informasi
yang disebarkan ialah secara umum.
Pelayanan
yang diberikan bersifat umum sehingga dapat banyak digunakan oleh banyak
orang juga.
Pelayanan
yang diberikan juga berdasarkan permintaan. Konsumen dapat melakukan
permintaan, maka pelaku usaha juga harus cepat serta siap merespon permintaan
konsumen tersebut.
Pendekatan
yang dilakukan ialah dengan Client Server, dimana Konsumen berada pada sisi
Client, dengan menggunakan akses ke Web Broses, sedangkan Pelaku Usaha berada
pada sisi Server
B2B
(Business to Business)
Pengertian
B2B:
Sistem
komunikasi bisnis antar pelaku bisnis maupun transaksi secara elektronik antar
perusahaan yang dilakukan dengan rutin serta dalam kapasitas produk yang besar.
Karakteristik
B2B:
Pertukaran
informasi yang dilakukan antara pembisnis tersebut atas dasar kebutuhan serta
kepercayaan.
Pertukaran
Informasi yang dilakukan dengan menggunakan format yang sudah disepakati serta
Service system yang digunakan antara kedua pembisnis ini juga menggunakan
standard yang sama.
Salah
satu pelaku bisnis tidak harus menunggu rekan bisnisnya untuk dapat mengirimkan
datanya.
Sarana
yang digunakan ialah EDI (Electronic Data Interchange)
Model
yang umum digunakan ialah dengan peer-to-peer, dengan model ini antar pelaku
bisnis akan lebih mudah untuk mendistribusikan informasi yang dimilikinya,
Consumer
To Consumer (C2C)
Pengertian
C2C:
Sistem
komunikasi serta transaksi bisnis antar konsumen untuk memenuhi kebutuhan
tertentu pada saat tertentu.
Karakteristik
C2C:
Pada
lingkup antar konsumen ke konsumen ini bersifat khusus sebab transaksi yang
dilakukan hanya antar konsumen saja, seperti Lelang Barang.
Internet
juga dijadikan sebagai sarana untuk tukar menukar informasi tentang produk,
harga, pelayanan serta kualitasnya.
Konsumen
juga dapat membentuk komunitas pengguna ataupun penggemar suatu produk.
Sehingga jika ada ketidakpuasan antar konsumen pada suatu produk, maka akan
segera tersebar luas dengan mudah melalui komunitas tersebut.
Perbedaan
E-Commerce dan E-Business
Secara
teknis, e-commerce hanya merupakan bagian dari e-business karena, menurut
definisi, e-business adalah semua transaksi bisnis online, termasuk penjualan
secara langsung kepada konsumen (e-commerce), transaksi dengan produsen dan
pemasok, dan interaksi dengan mitra bisnis. Pertukaran informasi via database
terpusat juga dilakukan dalam e-commerce. Fungsi-fungsi bisnis hanya terbatas
pada sumber daya teknologi.
E-commerce
pada prinsipnya melibatkan pertukaran uang dalam transaksi. E-business, karena
lebih luas, tidak terbatas pada transaksi yang bersifat keuangan (monetary).
Semua aspek dalam bisnis, seperti pemasaran, perancangan produk, manajemen
pemasokan, dsb., tercakup
E-business
lebih mengenai pembuatan produk besar, ide kreatif dan pemberian layanan yang
bermutu, perencanaan pemasaran produk dan pelaksanaannya. Jadi, tentu saja,
e-commerce merupakan bagian takterpisahkan dari proses e-business, namun dalam
kerangka terbatas, e-commerce merupakan kegiatan menjual dan membeli.
Ringkasan:
E-business
lebih luas dalam lingkup dan e-commerce hanya merupakan satu aspek atau satu
bagian dari e-business.
E-commerce
hanya mencakup transaksi bisnis seperti membeli dan menjual barang dan jasa
melalui internet.
E-commerce
pada prinsipnya melibatkan perdagangan uang sedangkan dalam e-business,
transaksi uang tidak diperlukan.
E-business
melibatkan pemasaran, perancangan produk, evaluasi layanan konsumen, dll.
Bioinformatika merupakan
kajian yang memadukan disiplin biologi molekul, matematika dan teknik informasi
(TI). Ilmu ini didefinisikan sebagai aplikasi dari alat komputasi dan analisa
untuk menangkap dan menginterpretasikan data-data biologi molekul. Biologi
molekul sendiri juga merupakan bidang interdisipliner, mempelajari kehidupan
dalam level molekul.
Ledakan informasi dari
kemajuan bioteknologi seperti data sekuen DNA dari pembacaan genom, data sekuen
dan struktur protein sampai kepada data transkripsi RNA berkat teknologi DNA
chip, telah mendorong lahirnya Bioinformatika yang digunakan untuk mengorganisasi
dan menganalisa data-data tersebut menjadi sebuah informasi biologis yang
bermakna.
Pada saat ini,
Bioinformatika ini mempunyai peranan yang sangat penting, diantaranya adalah
untuk manajemen data-data biologi molekul, terutama sekuen DNA dan informasi
genetika . Perangkat utama Bioinformatika adalah software dan didukung oleh
kesediaan internet.
B.Sejarah singkat ditemukannya Bioinformatika
Kajian baru
Bioinformatika ini tak lepas dari perkembangan biologi molekul modern yang
ditandai dengan kemampuan manusia untuk memahami genom, yaitu cetak biru
informasi genetik yang menentukan sifat setiap makhluk hidup yang disandi dalam
bentuk pita molekul DNA (asam deoksiribonukleat). Kemampuan untuk memahami dan memanipulasi
kode genetik DNA ini sangat didukung oleh TI melalui perangkat perangkat keras
maupun lunak. Hal ini bisa dilihat pada upaya Celera Genomics, perusahaan
bioteknologi Amerika Serikat yang melakukan pembacaan sekuen genom manusia yang
secara maksimal memanfaatkan TI sehingga bisa melakukan pekerjaannya dalam
waktu yang singkat (hanya beberapa tahun), dibanding usaha konsorsium lembaga riset
publik AS, Eropa, dan lain-lain, yang memakan waktu lebih dari 10 tahun.
Kelahiran Bioinformatika
modern tak lepas dari perkembangan bioteknologi di era tahun 70-an, dimana
seorang ilmuwan AS melakukan inovasi dalam mengembangkan teknologi DNA
rekombinan. Berkat penemuan ini lahirlah perusahaan bioteknologi pertama di
dunia, yaitu Genentech di AS, yang kemudian memproduksi protein hormon insulin dalam bakteri, yang dibutuhkan
penderita diabetes.
C.Cabang-cabang ilmu Bioinformatika
1.Bioinformatika
Klasik
Sebagian
besar ahli Biologi mengistilahkan ‘mereka sedang melakukan Bioinformatika’ ketika mereka sedang
menggunakan komputer untuk menyimpan, melihat atau mengambil data, menganalisa
atau memprediksi komposisi atau struktur dari biomolekul. Ketika kemampuan
komputer menjadi semakin tinggi maka proses yang dilakukan dalam Bioinformatika
dapat ditambah dengan melakukan simulasi. Yang termasuk biomolekul diantaranya
adalah materi genetik dari manusia --asam nukleat-- dan produk dari gen
manusia, yaitu protein. Hal-hal diataslah yang merupakan bahasan utama dari Bioinformatika "klasik",
terutama berurusan dengan analisis sekuen (sequence analysis).
2.Bioinformatika Baru
Salah
satu pencapaian besar dalam metode Bioinformatika adalah selesainya proyek
pemetaan genom manusia (Human Genome Project). Selesainya proyek raksasa tersebut
menyebabkan bentuk dan prioritas dari riset dan penerapan Bioinformatika berubah.
Secara umum dapat dikatakan bahwa proyek tersebut membawa perubahan besar pada
sistem hidup kita, sehingga sering disebutkan terutama oleh ahli biologi bahwa
kita saat ini berada di masa pascagenom.
Dari uraian
di atas terlihat bahwa Bioinformatika sangat mempengaruhi kehidupan manusia,
terutama untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Penggunaan komputer yang notabene merupakan salah satu
keahlian utama dari orang yang bergerak dalam TI merupakan salah satu unsur
utama dalam Bioinformatika, baik dalam Bioinformatika "klasik" maupun
Bioinformatika "baru".
D.Tugas-tugas dalam Bioinformatika
1.Analisis
dan interpretasi berbagai data biologis, seperti sequence basa, sequence asam aminio, struktur
protein dan sebagainya.
2.Pengembangan algoritma maupun metode
statistik untuk mendapatkan informasi biologis dari relasi antar data tersebut,
misalnya:
mempelajari
fungsi protein.
menemukan
bentuk dan fungsi protein dari sebuah sequence asam amino.
menemukan
semua gen dan protein dalam sebuah genome.
menentukan
lokasi dalam struktur protein yang dapat diberikan molekul obat untuk perancangan
obat (drug design)
3.Pengembangan dan implementasi tool
untuk meningkatkan efisiensi untuk akses
dan memanajemen data biologi yang sangat bervariasi.
E.Algoritma dalam Bioinformatika
1.Comparing
sequence
Membandingkan
sebuah sekuens dengan kumpulan sekuens lainnya.
Mencakup
insertion, deletion dan replacement simbol untuk merepresentasikan mutasi
nucleotid atau asam amino yang terjadi secara alami.
2.Constructing evolutionary
(phylogenetic) trees
Sequnce
antar berbagai organism dibandingkan
Sequence
dikelompokkan berdasarkan tingkat kemiripannya (degree of similarity)
Untuk
mengetahui bagaimana sequnce – sequence tersebut mengalami perubahan selama
evolusi.
3.Detecting patterns in sequences
Menentukan
daerah tertentu di dalam sebuah sequence, misalnya menentuan daerah gen di
dalam sequence DNA dan menentukan sub-komponen dari seuence asam amino.
4.Menentukan struktur 3D dari sequence
Menentukan
bentuk RNA dari sequence RNA
Menentukan
bentuk protein dari sequence asam amino
Membutuhkan
komputasi yang rumit, misalnya algoritma untuk cubic complexity.
5.Menyusun (assembling) fragmen DNA
Fragmen
DNA yang dihasilkan oleh sequencer machines biasanya disatukan menggunakan komputer.
6.Analisis ekspresi gen
Tingkat
ekspresi gen menunjukkan keaktifan sebuah gen di dalam sel tubuh yang diukur
berdasarkan jumlah mRNA di dalam sel tubuh tersebut (Ghanem, 2004).
Kematian
sel atau pertumbuhan sel yang tidak terkontrol, seperti kanker dapat terjadi
karena ekspresi gen yang tidak normal (Hine dan Martin, 2004).
Microarray
merupakan suatu alat yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat ekspresi
ribuan gen dari sebuah sampel (pasien) secara simultan dalam sebuah eksperimen
(Stekel, 2003).
Tingkat
ekspresi gen dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk diganosa kanker.
F.Penerapan Bioinformatika
1.Bidang
medis
Mempelajari
perbedaan genetik pada organisme yang sehat dengan yang sakit
Identifikasi
agent penyakit baru yang belum dikenal penyebabnya.
2.Industri farmasi dan biotek
Untuk
pengembangan dan penemuan obat baru
Perancangan
obat berdasarkan gen atau struktur protein
3.Bidang pertanian
Menganlisis
perbedaan genetik pada tanaman yang sehat dengan yang sakit
Meningkatkan
hasil panen
4.Program-program bioinformatika
program
pencari sekuen (sequence search) seperti BLAST.
program
analisa sekuen (sequence analysis) seperti EMBOSS dan paket Staden.
program
prediksi struktur seperti THREADER atau PHD.
program
imaging/modelling seperti RasMol dan WHATIF.
G.Kondisi Bioinformatika di Indonesia
Di
Indonesia, Bioinformatika masih belum dikenal oleh masyarakat luas. Hal ini dapat
dimaklumi karena penggunaan komputer sebagai alat bantu belum merupakan budaya.
Bahkan di kalangan peneliti sendiri, barangkali hanya para peneliti biologi molekul
yang sedikit banyak mengikuti perkembangannya karena keharusan menggunakan
perangkat-perangkat Bioinformatika untuk analisa data. Sementara di kalangan TI masih kurang mendapat perhatian. Ketersediaan
database dasar (DNA, protein) yang bersifat terbuka/gratis merupakan peluang
besar untuk menggali informasi berharga daripadanya.
Database
genom manusia sudah disepakati akan bersifat terbuka untuk seluruh kalangan,
sehingga dapat digali/diketahui kandidat-kandidat gen yang memiliki potensi kedokteran/farmasi.
Dari sinilah Indonesia dapat ikut berperan mengembangkan Bioinformatika.
Kerjasama antara peneliti bioteknologi yang memahami makna biologis data
tersebut dengan praktisi TI seperti programmer, dan sebagainya akan sangat
berperan dalam kemajuan Bioinformatika Indonesia nantinya.
H.Penerapan Bioinformatika di Indonesia
Sebagai
kajian yang masih baru, Indonesia seharusnya berperan aktif dalam mengembangkan
Bioinformatika ini. Paling tidak,
sebagai tempat tinggal lebih dari 300 suku bangsa yang berbeda akan menjadi
sumber genom, karena besarnya variasi genetiknya. Belum lagi
variasi species flora maupun fauna yang berlimpah. Memang ada sejumlah
pakar yang telah mengikuti perkembangan Bioinformatika ini, misalnya para
peneliti dalam Lembaga Biologi Molekul Eijkman. Mereka cukup berperan aktif
dalam memanfaatkan kajian Bioinformatika. Bahkan, lembaga ini telah memberikan beberapa sumbangan cukup berarti,
antara lain:
1.Deteksi
Kelainan Janin
Lembaga
Biologi Molekul Eijkman bekerja sama dengan Bagian Obstetri dan Ginekologi
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo
sejak November 2001 mengembangkan klinik genetik untuk mendeteksi secara dini
sejumlah penyakit genetik yang menimbulkan gangguan pertumbuhan fisik maupun
retardasi mental seperti antara lain, talasemia dan sindroma down. Kelainan ini
bisa diperiksa sejak janin masih berusia beberapa minggu.
2.Perkembangan Vaksin Hepatitis B
Rekombinan
Lembaga
Biologi Molekul Eijkman bekerja sama dengan PT Bio Farma (BUMN Departemen
Kesehatan yang memproduksi vaksin) sejak tahun 1999 mengembangkan vaksin
Hepatitis B rekombinan, yaitu vaksin yang dibuat lewat rekayasa genetika.
Selain itu Lembaga Eijkman juga bekerja sama dengan PT Diagnosia Dipobiotek
untuk mengembangkan kit diagnostik.
3.Meringankan Kelumpuhan dengan Rekayasa
RNA
Teknologi
rekayasa RNA seperti proses penyambungan (slicing) ekson dalam satu rangkaian
terbukti dapat mengoreksi mutasi DMD. Bila bagian ekson yang masih ada
disambung atau disusun ulang, terjadi perubahan asam amino yang membentuk protein.
Molekul RNA mampu mengenali molekul RNA lainnya dan melekat dengannya.
I.Kesimpulan
Kemajuan
teknologi informasi dan komunikasi (TIK) melahirkan bioinformatika yang memacu perkembangan
ilmu biologi lebih cepat daripada sebelumnya. Bioinformatika adalah teknologi
pengumpulan, penyimpanan, analisis,interpretasi, penyebaran dan aplikasi dari
data-data biologi molekul. Perangkat utama Bioinformatika adalah software dan
didukung oleh kesediaan internet dan server WorldWide Web (WWW).
Dengan
Bioinformatika, data-data yang dihasilkan dari proyek genom dapat disimpan
dengan teratur dalam waktu yang singkat dengan tingkat akurasi yang tinggi serta
sekaligus dianalisa dengan program-program yang dibuat untuk tujuan
tertentu.Sebaliknya Bioinformatika juga mempercepat penyelesaian proyek genom karenaBioinformatika
memberikan program-program yang diperlukan untuk proses pembacaan genom
ini.
Beberapa
situs resmi yang berkaitan di bidang bioteknologi dan bioinformatika diantaranya: